Penyebab Kartu E-Toll Tidak Terbaca Di Gardu Tol

Walaupun sudah diberlakukan pembayaran non tunai di jalan tol, tapi masih ada masalah yang di hadapi. Salah satunya kartu e-tol tidak terbaca di gardu tol, sehingga membuat antrian semakin panjang. Apalagi masih banyak orang yang tidak memiliki kartu e-toll, lupa mengisi saldo dan lainnya. transaksi dengan memakai kartu elektronik, sudah di mulai sejak tahun 2009. Penggunaan ini dikeluarkan oleh himpunan bank negara (Himbara). Seperti bank mandiri, BRI dan BNI. Tapi penggunaanya memang masih terbatas. Tapi sekarang pengguna uang elektronik semakin popular.

Banyak sekali kabar yang memberitakan antrian sampai mengular di gardu toll dan penggunaan e-toll malah tidak efektif. Membuat pro dan kontra di masyarakat semakin berkembang. Apa sebenarnya penyebab utama yang membuat kartu toll tidak terbaca di gardu tol? Salah satu penyebabnya bisa karena masa berlaku kartu yang sudah habis, apalagi anda membeli kartu itu sejak tahun 2009. Tentunya harus sudah diganti ke kartu elektronik yang baru. Inilah yang membuat kartu e-toll tidak bisa terbaca di gardu tol dan akhirnya antrian semakin panjang.

Terkadang para pengguna kartu elektronik, juga meletakan kartu di tempat yang salah. Sehingga mesin kartu tidak bisa membacanya dengan benar. Apalagi kalau lupa untuk mengisi saldo. Saat ini belum ada tempat pengisian saldo di jalan tol. Jadi pastikan sebelum masuk, harus sudah mengisi di gerai-gerai yang bekerjasama. Dengan begitu kartu bisa terbaca dengan cepat dan tidak akan membuat antrian di gardu jalan tol semakin panjang. Pemerintah menerapkan sistem ini, supaya proses transaksi semakin cepat dan tidak ada antrian yang lama. Diharapkan untuk semua pengguna jalan tol, supaya mematuhi peraturan yang ada.sehingga tidak akan ada lagi masalah kartu e-toll tidak terbaca dengan baik.

Mulai tanggal 31 oktober 2017, gardu jalan tol di seluruh indonesia sudah tidak melayani pembayaran tunai. Jadi semua gardu sudah memakai sistem gardu tol otomatis. Anda harus melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu elektronik. Seperti E-toll, bizzri BRI, e money bca, indomaret card dan lainnya. sudah banyak bank yang membagikan kartu e money gratis, sebagai promo pengenalan uang elektronik.

Semua petugas yang bekerja di gardu tol, akan dialih tugaskan ke profesi yang lebih bagus dan aman untuk kesehatannya. Melihat resiko bekerja di gardu tol sangat tinggi. dari asap kendaraan,. Racun dari uang tunai dan mungkin kecelakaan dari pengguna jalan. Pihak jasa marga tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja karyawan. Semua karyawan akan di pindahkan ke anak perusahaan jasa marga dan di rest area. Karena akan banyak ruas jalan tol baru yang akan dibuka. Sekian informasi tentang penyebab kartu e-toll tidak terbaca di gardu tol. Semoga bermanfaat.