Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Membeli Tanah

Jual beli tanah merupakan salah satu jenis jual beli yang menguntungkan. Dikarenakan harganya yang semakin meningkat dari hari ke hari, banyak orang yang memilih untuk berinvestasi dengan cara ini. Berinvestasi tanah sangatlah menguntungkan untuk masa depan Anda. Namun, Anda juga harus berhati-hati ketika melakukan jual beli tanah. Pasalnya tak sedikit orang yang tertipu ketika hendak membeli tanah. Untuk itu, jika Anda ingin melakukan transaksi jual beli tanah, ada baiknya untuk menyimak tips jual beli tanah yang aman berikut ini.

Pastikan Anda mengecek kondisi dan lokasi tanah

Pengecekan kondisi tanah yang akan Anda beli sangalah penting. Jika Anda ingin membeli tanah, belilah secara langsung kepada sang pemilik tanah. Jadi Anda bisa mengecek kondisi tanah tersebut. Anda bisa mengecek potensi tanah yang Anda beli dan juga kontur tanah. Apabila Anda membeli tanah untuk membangun rumah, hindari membeli tanah bergerak. Carilah lokasi yang lain karena anah bergerak tidak cocok untuk membangun rumah. Lokasi juga menentukan harga tanah untuk ke depannya. Jika lokasi tanah strategis maka harga tanah akan terus melonjak. Misalnya tanah yang berada dengan jalan utama, pusat perbelanjaan, serta yang memiliki akses mudah ditempuh.

Mintalah Surat Tanah dan Sertifikat Tanah

 Memeriksa surat tanah sebelum membeli merupakan hal yang krusial. Anda harus memeriksa apakah surat tanahnya lengkap, absah, dan dipegang oleh si pemilik tanah atau bukan. Jika Anda membeli tanah yang bersertifikat, usahakan memeriksa keaslian sertifikat. Anda bisa mengeceknya di kantor kelurahan setempat dengan meminta SKPT (surat keterangan pendaftaran tanah). Keabsahan sertifikat harus benar-benar diteliti karena jika Anda sudah membelinya Anda tidak dapat mengganti sertifikat tersebut.

Pertimbangan Biaya

Jika Anda melakukan jual beli tanah, jangan hanya memikirkan tentang harga tanah tersebut. Anda juga harus mempertimbangkan faktor harga dan biaya yang lainnya. Misalnya biaya administrasi yang harus dibayarkan ke pihak PPAT atau Petugas Pembuat Akta Tanah. Jika Anda mengurus surat dan sertifikat tanah ke PPAT, maka Anda harus membayar sebesar 1% dari harga tanah yang Anda beli.

Bebas Sengketa

Pastikan tanah yang Anda beli bebas dari sengketa apapun. Misalnya tanah yang dalam sengketa warisan, tanah jaminan bank, ataupun tanah yang tidak lengkap dokumennya. Hal ini akan menyulitkan Anda di kemudian hari. Maka dari itu telitilah untuk menegtahui riwayat tanah tersebut. Yang tidak kalah penting Anda juga harus memastikan bahwa tanah tersebut bebas penggusuran. Jangan sampai Anda membeli tanah milik negara atau tanah pemerintah. Ketia tanah yang Anda beli telah memiliki sertifikat, itu tidak menjamin. Semua tanah bersertifikat tidak menentukan tanah itu bebas penggusuran. Jadi, ceramatlah etika hendal melakukan transaksi jual beli tanah.